Koranparlemen.com | Lawang Kidul, Sumsel, 18 Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tumbuh kembang anak serta percepatan pencegahan stunting, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Cluster Sumatera Selatan Bukit Asam (SSBA) berkolaborasi dengan Puskesmas Tanjung Enim menyelenggarakan Lomba Balita Sehat Indonesia Tingkat Kecamatan Lawang Kidul yang dilaksanakan pada Kamis, 18 Juni 2026 di Puskesmas Tanjung Enim.
Kegiatan ini diikuti oleh 42 balita yang terbagi dalam dua kategori usia, yaitu 21 balita usia 6–23 bulan dan 21 balita usia 24–59 bulan. Para peserta merupakan perwakilan dari berbagai desa dan kelurahan di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Enim yang telah melalui proses seleksi di tingkat Posyandu.
Lomba Balita Sehat Indonesia tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi orang tua mengenai pentingnya pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak, pemenuhan gizi seimbang, penerapan pola asuh yang tepat, serta menjaga kesehatan balita sejak dini.
Pelaksanaan lomba melibatkan kolaborasi seluruh tenaga kesehatan Puskesmas Tanjung Enim sebagai tim juri yang melakukan penilaian secara menyeluruh, mulai dari status gizi, pertumbuhan, perkembangan, hingga aspek kesehatan dan pola pengasuhan anak.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Tata Usaha Puskesmas Tanjung Enim, Nurhasanah, beserta dokter dan nutrisionis Puskesmas Tanjung Enim. Dari PT Pamapersada Nusantara hadir Joko Budi Santoso dan Devita Sari Sirait selaku CSR Officer yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat.
Kepala Tata Usaha Puskesmas Tanjung Enim, Nurhasanah, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Puskesmas dan PT Pamapersada Nusantara dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan balita di Kecamatan Lawang Kidul.
“Lomba Balita Sehat Indonesia bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memotivasi keluarga untuk terus menerapkan pola hidup sehat, memenuhi kebutuhan gizi anak secara optimal, serta aktif memanfaatkan layanan Posyandu sebagai upaya bersama dalam mencegah stunting dan menciptakan generasi yang sehat,” ungkap Nurhasanah. 
Sementara itu, CSR Officer PT Pamapersada Nusantara, Joko Budi Santoso, menyampaikan bahwa PAMA berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program kesehatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas generasi masa depan.
“Kolaborasi menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Melalui sinergi dengan Puskesmas Tanjung Enim, PAMA berharap kegiatan ini mampu mendorong meningkatnya kesadaran keluarga akan pentingnya pemenuhan gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pencegahan stunting sejak dini. Kami percaya bahwa investasi terbaik adalah menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan siap menjadi penerus pembangunan di masa depan,” ungkap Joko Budi Santoso dengan penuh keyakinan.
Melalui kolaborasi ini, PT Pamapersada Nusantara Cluster Sumatera Selatan Bukit Asam (SSBA) bersama Puskesmas Tanjung Enim terus memperkuat komitmen dalam mendukung program kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif. Sinergi antara perusahaan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan masyarakat diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting. (Red)



