Koran Parlemen
DAERAH

Aneh, Hampir Merata Rasa Durian Di Raya Kahean Kabupaten Simalungun Hambar

Bagikan:

 

 

Koran parlemen.com | Raya Kahean – Tidak seperti biasa, rasa buah durian hasil panenan tahun ini terasa tawar. dimana musim panen durian sebelumnya rasa buah durian berbau sedap dan berasa nikmat.

Pengusaha daging durian asal raya kahean Raijon Damanik(38) menyebutkan Fenomena buah durian berasa tawar ini hampir dialami seluruh pemilik kebun durian, seperti halnya di Sindar raya kecamatan raya kahean kabupaten simalungun pemilik pokok durian mengaku heran dengan panen buah durian musim ini lantaran 50 persen buah durian terasa tawar.

“Selain rasanya anyep (tawar,red) sebagian buah durian saat kita belah isi dan bijinya masih putih, tapi tidak busuk, ada juga yang sudah matang dan berbau tetapi rasanya tawar ada juga yang berasa buah durian. Ini aneh, dan ini sudah terjadi dari tahun 2018 dimana sebelumnya tidak pernah seperti ini,” kata penjual daging durian.senin (2/8/2021) yang mengaku heran.

Raijon sudah memulai usahanya menjual daging durian dari tahun 2011 menyebutkan daging durian ini akan dipasarkan melalui distributor di Medan dan akan diexpor ke Cina dan Malaysia. Dan dibutuhkan yang benar benar rasa daging durian yang manis untuk memuaskan konsumen pencinta durian.

Karena tidak ada rasa durian lokal(simalungun) Roijon terpaksa membeli durian keluar daerah seperti di Sibolga dan Aceh yang harga yang cukup tinggi di banding harga durian lokal (raya kahean).

” Iya bang, rasa durian disini anyep ,gak ada rasa,terpaksa kita beli duriannya keluar daerah seperti Sibolga dan aceh”.kesal Raijon yang pemilik usaha DAMANIK DURIAN ini.

Terkait dengan penomena aneh buah durian, Roijon selaku penjual daging durian, meminta dinas terkait segera melakukan reses untuk menyelidiki penyebab kenapa rasa durian berasa tawar.

BACA JUGA :   Anggota DPR RI Komisi III Hinca Panjaitan Berjanji Monitoring POLDA SUMUT Mengungkap Kasus Tewasnya Jurnalis Media Online Lasser News Today Mara Salem Harahap

Ditempat terpisah,pemilik kebun durian yang ada di sindaraya kecamatan raya kahean kabupaten Simalungun Bella Syafira Damanik merasa kecewa dengan hasil panen tahun ini, dimana hasil buah durian kurang memuaskan dan rasanya anyep(tawar,red) .

Menurut Bella berubahnya rasa durian di Sindar raya sudah mulai dari tahun sebelum,dan untuk tahun ini sudah sangat parah,yang mengakibatkan penjualan anjlok,dengan harga empat ribu rupiah per kepala.

“Hancur buah durian kali ini bang,dan hampir tak ada rasa,rasanya anyep bang”kesal Bella,yangvdi konfirmasi melalui jaringan whatshapp.(2/8/2021) pukul 18.00wib.

Sementara Camat Raya Kahean Firdaus Girsang SPt,MM ketika dikonfirmasi tentang hal ini membenarkan memang rata rata durian di raya kahean rasanya tawar. Dan belom diketahui apa penyebab rasa durian bisa berubah menjadi tawar yang musim tahun semalam masih manis.

” Anyep rasa duriannya ,Apa penyebabnya belum diketahui Masih mau kita selidiki ” ungkap camat.(ivin)

 

 

Related posts

Halal bihalal 1442 PERPAM Dihadiri Puluhan Perwakilan Anggotanya Seprovinsi Banten

Redaksi

Komunitas PRAKAS Membagi Sembako Untuk Warga Terdampak Pandemi Covid -19

Daniel Manurung

Jabar Bageur, Sedekah di Mana pun Kapan pun

Sendi Eka Kurniawan

Leave a Comment

error: Content is protected !!