Koran Parlemen
DPRD NASIONAL PERISTIWA

Anggota Komisi III DPRD Dari Fraksi Partai PKB Kab.Bogor Kunjungi Korban Musibah Tersembur Api Tabung Gas LPG Di RSCM Jakarta Pusat

Bagikan:

Koranparlemen.com | Bogor – Pada beberapa bulan yang lalu tepat pada hari Sabtu 19 Februari 20202 sekitar pukul 17.30 wib seorang Laki- laki  bernama Yogi yang bekerja di sebuah Warung nasi ayam geprek  tepatnya berada depan Rumah sakit  Asyifa kec.lawiliang Kab.Bogor

Dimana usaha kecil kecilan yang berasal dari Program UMKM milik inisial AGH Sudah berdiri sekitar kurang lebih 2 tahun yang lalu.

Korban yang bernama Yogi dan sudah bekerja sekitar satu tahun di nasi ayam geprek  tersebut. namun nasib sial menimpah  dirinya  saat ingin memasang gas LPG, salang gas tersebut bocor dan api langsung menyambar tubuh korban hingga korban mengalami luka bakar yang sangat  hebat hampir 79%.

Adapun niat Yogi  bekerja ingin membantu meringankan beban bapaknya untuk kebutuhan sehari sehari.beliau tidak tega melihat  bapaknya banting tulang berjualan keliling jualan mainan anak anak dan aksesoris setiap harinya.

Yogi korban luka bakar kompor gas ini adalah dua bersaudara dan adiknya  masih duduk di bangku sekolah, mereka sudah di tinggal ibunya sejak 6 tahun yang silam kerena sakit.

Melihat kejadian ini Firman selaku ayah dari Yogi seketika hancur hatinya melihat penghasilan nya yang hanya 30.000/hari.
Beliau berharap anaknya bisa sembuh total, dan dapat beraktivitas kembali layaknya seperti seusianya.dia juga berharap banyak para dermawan yang berbaik hati  membantu meringankan biaya pengobatan anaknya di  rumah sakit.

Mendengar hal ini Jaro Peloy Nurodin,SH. selaku Anggota komisi III DPRD Kab.Bogor Fraksi PKB melakukan kunjungan Ke RSCM Jakarta pusat, pada hari Selasa 07 Juni 2022.

Tujuan daripada kunjungan nya adalah  ingin langsung melihat kondisi korban dalam pemulihannya.

Kepada awak media  beliau  mengatakan sangat menyesalkan sikap dari BPJS kesehatan yang beberapa hari ini tidak  mau menanggung biaya pengobatan dengan alasan bahwa kronologis pasien kecelakaan kerja dan pihak BPJS kesehatan mengatakan aturannya BPJS ketenaga kerjaan untuk menanggungnya.

BACA JUGA :   Sekretaris DPD LSM Bakornas Sumsel Bersama Dinas Sosial. Eka Agustin, S. Sos. MM Perjuangkan Keluarga Tidak Mampun Untuk Biayai Rawat Inap RSUD Di Empat Lawang.

“Saya sangat  heran melihat kebijakan  BPJS kesehatan ini  dia kan bekerja di usaha kecil kecilan bukan di perusahaan besar berbadan hukum atau perusahaan berijin. Ini kan usaha dari program UMKM dan tidak di daftarkan Karyawannya sebagai peserta BPJS ketenaga kerjaan kerena memang usaha kecil”

Ia berharap BPJS kesehatan merubah peraturannya supaya masyarakyat bisa mendapatkan  pelayanan dengan baik dan tidak terulang lagi.

” Kasihan kita kalau  seperti  peraturan BPJS nya nanti para keluarga miskin  yang jadi korbannya” pungkasnya.

Dia  juga sangat mengapresiasi kepada salah satu yayasan sosial yang sudah melakukan penggalangan dana untuk membantu pengobatan saudara yogi.ini salah satu upaya gotong royong bantu sesama tutupnya.(santri/red)

Related posts

Polri Siapkan Upaya Mitigasi Cegah Penyebaran PMK Hewan Ternak

Daniel Manurung

Puluhan warga tolak Pembangunan Mini soccer Yang Di Duga Tidak Transparan Terhadap Warga

Daniel Manurung

Mengaku Petugas PLN 1 tahun Lamanya Meteran Daya Listrik Tidak Di pasang

Daniel Manurung

Leave a Comment

error: Content is protected !!