Koran Parlemen
NASIONAL PROFIL & BIOGRAFI

Pemekaran Sumatera Utara Kembali Diwacanakan, Bakal Jadi 4 Provinsi

Bagikan:

Koranparlemen.com | Tapsel, Sumut – Pemekaran wilayah di Indonesia telah menjadi topik yang menarik perhatian, terutama ketika melibatkan provinsi besar seperti Sumatera Utara.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa Sumatera Utara sedang dalam pembahasan serius untuk melahirkan tiga calon provinsi baru sehingga Sumatera Utara bakal jadi 4 provinsi. Ketiga calon provinsi tersebut yaitu Provinsi Tapanuli, Provinsi Sumatera Tenggara, dan Provinsi Kepulauan Nias.

Salah satu calon provinsi yang menjadi sorotan adalah Sumatera Tenggara. Meskipun masih dalam tahap wacana, Sumatera Tenggara menarik perhatian karena kabarnya telah memenuhi sejumlah persyaratan untuk menjadi provinsi mandiri.

Sejak tahun 2009, aspirasi masyarakat Tapanuli Bagian Selatan telah disuarakan, dan langkah ini semakin dekat dengan kenyataan.

Kelima daerah di wilayah Tapanuli, termasuk Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Padang Sidempuan, Padanglawas, Padanglawas Utara, dan Mandailing Natal, diharapkan akan bersatu di bawah bendera Sumatera Tenggara.

Rencananya, ibukota provinsi baru ini akan berada di Padang Sidempuan.

Usman Hasibuan, Sekretaris Panitia Percepatan Pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara, menyampaikan bahwa provinsi baru ini memiliki potensi untuk menjadi lebih maju daripada induknya, Sumatera Utara.

Analisis akademik menunjukkan bahwa Sumatera Tenggara dapat berkembang pesat, terutama dengan memanfaatkan potensi sumber daya alamnya.

Diketahui bahwa Sumatera Tenggara memiliki potensi sumber daya laut, tambang emas, batu bara, dan sumber daya perkebunan yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi.

Wilayah Pantai Barat Sumatera Tenggara, khususnya di Kabupaten Mandailing Natal, dikenal memiliki potensi sumber daya laut yang melimpah.

Dengan optimalisasi potensi ini, Sumatera Tenggara dapat menjadi lokomotif ekonomi yang memberdayakan masyarakatnya.

Meskipun pembentukan Sumatera Tenggara masih dalam wacana, banyak kalangan mendukungnya dengan alasan potensi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA :   Ribuan Warga Melayat Kerumah Duka Almarhumah Hj. Mimin Slamet Junaidi

Namun, tantangan juga muncul, termasuk penentuan waktu yang tepat dan penanganan aspek administratif yang rumit.

Penting untuk mencatat bahwa Sumatera Tenggara masih dalam bentuk wacana, dan belum ada kepastian kapan wacana ini akan diwujudkan menjadi kenyataan.

Namun, berbagai pihak terus memantau perkembangan dan memberikan dukungan agar Sumatera Tenggara bisa segera berkembang menjadi entitas provinsi yang mandiri.

Padang Sidempuan, yang menjadi kandidat ibukota Sumatera Tenggara, menampilkan sejumlah fakta menarik yang membuatnya unik.

Nama Padang Sidempuan berasal dari Bahasa Batak Angkola, yang berarti “hamparan yang luas yang berada di tempat yang tinggi. Dahulu, kota ini hanya tempat persinggahan pedagang, tetapi seiring waktu, berkembang menjadi kota yang makmur.

Topografi Padang Sidempuan sangat menakjubkan, dengan lembah yang dikelilingi oleh Pegunungan Bukit Barisan.

Pemandangan ini memberikan kesan cekungan yang dikelilingi oleh bukit dan gunung, menciptakan panorama menyerupai danau ketika dilihat dari kejauhan.

Padang Sidempuan juga mencerminkan keragaman etnis dan agama. Sebagai kota terbesar di Tapanuli, Padang Sidempuan menjadi tempat pertemuan berbagai etnis, termasuk Angkola, Mandailing, Batak Toba, Jawa, dan Minangkabau.

Mayoritas penduduknya beragama Islam, sementara sebagian kecil memeluk agama Kristen, Katolik, dan Buddha. Kota ini juga dikenal sebagai “Kota Salak” meskipun bukan penghasil buah salak.
TV
Nama tersebut berasal dari perbukitan dan gunung-gunung yang mengelilingi kota, menciptakan kawasan perkebunan salak. Tugu Salak atau Taman Kota Salak menjadi ikon yang merepresentasikan identitas unik kota ini.

Selain itu, Padang Sidempuan memiliki kuliner khas seperti Holat, Pakkat, dan Bule Gulung Dagung.

Namun, yang paling terkenal adalah buah salak Sidempuan yang menjadi oleh-oleh khas kota ini. Meskipun kurang manis, buah salak ini sangat populer di Sumatra Utara dan sekitarnya.

BACA JUGA :   Warga Desa Huta Padang Aek Torop Harapkan Perbaikan Jalan dan Gorong-gorong

Kota ini juga menawarkan destinasi wisata menarik, seperti Air Terjun Silima-lima yang berlapis, Danau Tao dengan suasana tenang, dan Puncak JB yang menawarkan panorama spektakuler.

Destinasi wisata lainnya seperti Kebun Bunga Matahari Batang Bahal dan Aek Sijorni juga patut untuk dieksplorasi. Dengan segala daya tarik dan keistimewaannya, Kota Padang Sidempuan menjadi calon ibukota Provinsi Sumatera Tenggara yang menarik untuk dikunjungi dan dijelajahi.

Meskipun proses pemekaran wilayah adalah tantangan yang kompleks, harapan untuk kemajuan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan potensi sumber daya alam yang melimpah menjadikan wacana ini penuh antusiasme dan optimisme.

Kita akan terus menyaksikan perkembangan apakah Sumatera Tenggara akan segera menjadi kenyataan sebagai provinsi baru yang berdiri di bawah langit Sumatera Utara.

(Kabiro Koran Parlemen Morasiregar Tabagsel)

Related posts

Adi Utama Resmi Dilantik Nukman Sebagai Pj. Sekda Lampung Barat

Rus Tandi

Gempar Bayi Terbungkus Ari-ari dan di Tutupi Sehelai Kain Ditemukan di Pinggiran Rumah Warga

Rus Tandi

Fakta Integritas, Nilai Mahar Bukan Kursi Comberan

Rus Tandi

Leave a Comment

error: Content is protected !!
google.com, pub-6212553396691355, DIRECT, f08c47fec0942fa0