Koran Parlemen
DAERAH NASIONAL ZONA BIROKRASI

PKK Kabupaten Toba Ajak Gotong Royong dan Penyuluhan Stunting ke Masyarakat di Desa Simanobak Silaen

Bagikan:

Koranparlemen.com | Silaen – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Kabupaten Toba, Ny. Rita Marlina Poltak Sitorus beserta tim PKK melakukan kunjungan dan gotong royong dengan masyarakat ,sekaligus penyuluhan stunting di Desa Simanobak, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatra Utara ,Rabu, (11/5/2022).

Sehabis bergotong royong ,Ketua TP.PKK melakukan penyuluhan stunting kepada masyarakat di gereja HKBP Simanobak.
Dalam arahannya,Ketua TP. PKK sangat bangga dan mengapresiasi para masyarakat khususnya ibu-ibu Desa Simanobak karena sangat antusias dengan kegiatan ini.

“Siapa diantara ibu-ibu yang menanam sayur -sayuran di pekarangan ataupun di samping rumah?” sebut Rita Marlina bertanya.

“Itu sangat penting dan banyak manfaatnya,kita dapat menghasilkan sayuran yang segar dan bebas pengawet, juga sangat bagus untuk pertumbuhan dan kesehatan keluarga kita khususnya pertumbuhan anak anak kita. Dengan makanan yang sehat, anak anak kita akan terhindar dari stunting.Kita mulai dari diri kita sendiri dulu kemudian ke sekitar kita,”sambungnya memberikan penjelasan.

“Kedepannya kita juga akan berupaya memberikan bibit supaya ibu- ibu bisa memanfaatkan lahan di samping dan depan rumah tapi jangan dijual yah bibitnya,” tambah Ketua TP PKK Toba ini.

Wakil Sekretaris I TP PKK, Melati Silalahi selanjutnya dalam arahannya menjelaskan apa itu stunting dan bagaimana pencegahannya.

“Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama yang berdampak pada kegagalan pertumbuhan anak, dimana tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya (kerdil),”jelasnya.

Melati menegaskan bahwa TP. PKK harus berperan aktif dalam mencegah stunting khususnya di Kabupaten Toba.

Ada 3 hal yang harus ditekankan dalam penanganan stunting yaitu pertama, pentingnya memperhatikan asupan makanan bergizi bagi ibu hamil, bayi dan balita terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan (HPK),kedua, pola asuh, dimana pola asuh orang tua ( life style) sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak terutama pertumbuhan dan perkembangan otak itu penting dalam 1000 HPK.

BACA JUGA :   Hindari Kasus Baru Covid19, Ansar Minta Pemko Batam dan Tanjungpinang Tingkatkan Disiplin Prokes

Hal ketiga adalah kesehatan lingkungan atau lebih kita kenal dengan perilaku hidup bersih dan sehat ( HPBS).

“Penanggulangan stunting bukan hanya urusan dinas kesehatan namun merupakan kerja bersama seluruh stakeholder termasuk PKK dan membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat, bekerja dan maju bersama menuju Toba yang bebas stunting,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Desa Simanobak, Maruhum Sinambela sangat senang atas kehadiran Tim TP.PKK Kabupaten Toba dan berharap untuk kedepannya Tim TP. PKK lebih sering berkunjung dan memberikan sosialisasi ataupun penyuluhan agar desa ini menjadi salah satu desa terbaik di Kabupaten Toba ini. ( Red )

Related posts

PTPN II Kembali Tidak Hadir Sidang Kedua Di PN Lubuk Pakam, Ada Apa

Daniel Manurung

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Ngloram di Blora

Daniel Manurung

DPRD Kabupaten Bogor Sahkan Perda Penanggulangan Penyakit Menular

Santri Sitorus

Leave a Comment

error: Content is protected !!
google.com, pub-6212553396691355, DIRECT, f08c47fec0942fa0