Koran Parlemen
HIBURAN & GAYA HIDUP NASIONAL

Antara Dewan Pokir Dan Dua Terong Makin Menyala

Bagikan:

Koranparlemen.com | Cerita Negeri Antah Berantah – Terjadi jual beli proyek jalan produksi di kantor perkebunan Negeri Antah Berantah khususnya milik Dewan Pokir mulai partai koneng, merah, hijau jingga sampai ke partai putih milik Jhon tapai selontok Bebek monyong iwak koki.

Dua Terong berjaya mengambil keuntungan dari situasi tersebut, Dewan Pokir menerima fee 10 persen, dua terong mendapat fee 5 persen ??? Pacak bekendet wak uka samo oden labu…… Otw wak.

Jalan produksi tersebut ada yang langsung terjual bebas ke Pak Kades ada juga yang di jual oleh dua terong ke pak Kades juga…. Waduh

Pak kadesnya bernama Mbah Marjan dari zona 3 Negeri Antah Berantah dekat perlintasan kereta api.

Dua terong melentek lentek tersebut adalah pemain lama dan pasangan cicakrowo sawo lolo celano hoho…momo…uhui.

Wak uka Rai spongbob tersebut tekilap kilap biji matonyo men jingok boyok oden babu, khilaf dak ketahanan biji kambengnyo mekar mekar pecak kue sarang semut.

Wak wak…..poleri… Bekasem tula bekakastu.

Akibat sering belesongan sambil keluar kota Oden labu mendapat jatah spesial menjadi pimpinan proyek di kantor perkebunan menyingkirkan Rajeb sayur asam yang mulai layu, itam, dekil, plus dakian.

Kembali ke cerita jalan produksi…Wak Uka dan Oden Labu dengan sadis menyakiti kontraktor kontraktor lokal dengan memakai perusahaan perusahaan luar kota untuk mengerjakan jalan produksi tersebut.

Dua Terong lonjong tersebut menghina penegak hukum dengan bekerjasama persen persenan bersama Dewan Pokir.

Wak uka merasa kebal hukum, dirinya tidak sadar jika bibit polibeknya aspal selama ini, SPJ nya ketahuan fiktif oleh BPK, belum lagi rehab kantornya di tahun kemarin feenya masuk ke kantong wak uka kue semprong rai kedondong tokak, belum lagi fee yang dikumpulkan dari proyek proyek jalan produksi cukup besar.

BACA JUGA :   Warga Desa Orahili Sangat Berterima Kasih Sekali Dengan Adanya Program PTSL 2024

Sikat Pak Jaksa… Kami padamu… Uyeee.

Sementara itu Ketua persatuan kecici gemoi Asnawi antan delapan meminta Jaksa Negeri Antah Berantah menindak keras dua terong perkebunan tersebut dan dewan Pokir yang menjual belikan proyek jalan produksi ke Mbah Marjan Kades pinggir rel sepor zona 3.

Tangkap boneng, tangkap boneng, tangkap boneng…sekali lagi… Boneng…” Teriak Asnawi”. (Syerin)

Related posts

Perayaan Imlek di Toba Caldera Resort Hadirkan Pertunjukan Barongsai Hibur Pengunjung

Daniel Manurung

HBAP Dukung Hari Pers Nasional 2025

Rus Tandi

Pelaksanaan Pertanggungjawaban APBDes Orahili 2024

Rus Tandi

Leave a Comment

error: Content is protected !!