Koran Parlemen | Surabaya – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Haryo Soekartono mendorong olahraga tarung derajat masuk dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, sebagai upaya untuk membentuk karakter anak sekaligus menjaring bibit atlet potensial sejak usia dini.
“Jadi ini tujuannya adalah untuk membentuk karakter diri, sekaligus kedisiplinan dan sebagainya,” kata Bambang Haryoyang juga Ketua Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jawa Timur di Surabaya, Sabtu.
Menurut dia, olahraga tersebut diharapkan dapat masuk ke berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas.
Ia menjelaskan, selain pencak silat, tarung derajat merupakan salah satu olahraga bela diri yang menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia sehingga perlu dikenalkan secara lebih luas ke generasi muda.
Dengan pengenalan sejak dini, kata dia, anak-anak tidak hanya mengenal tarung derajat sebagai olahraga bela diri, tetapi juga sebagai sarana pembinaan mental, disiplin, serta ketangguhan karakter.
“Yang paling penting juga adalah kita bisa menggali begitu banyak potensi daripada atlet-atlet untuk masa yang datang,” ujarnya.
Ia menambahkan prestasi dalam kejuaraan tarung derajat juga berpeluang menjadi jalur bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur prestasi ke sekolah negeri maupun perguruan tinggi negeri.
Selain itu, menurut dia, atlet berprestasi juga memiliki peluang mendapatkan prioritas dalam jenjang karier tertentu seperti kepolisian, aparatur sipil negara, maupun TNI.



