Koran Parlemen
HIBURAN & GAYA HIDUP NASIONAL

Tersisa Tiga Calok, Komplotan Bandit Plt Di Negeri Antah Berantah

Bagikan:

Koranparlemen.com | Cerita Negeri Antah Berantah – Masih memimpin di puncak klasemen sementara Liga Plt Negeri Antah Berantah mereka adalah Inspektur Vijay Shink, Ruyani Hayuken dan Ro’ku kaos lampu.

Inspektur Vijay Shink memimpin Kantor Urusan Jalan, Ruyani Hayuken memimpin Kantor Urusan Pemukiman dan Ro’ku kaos lampu mempimpin Rumah Sakit Prikitiw.

Dari keputusan yang baru di keluarkan oleh pasangan Bupati dan Wakil Bupati Negeri Antah Berantah terpilih Wak Aji Rodison alias Pendekar permen karet dan pasanganya Mimarni oncom semelekete alias Penyihir sapu lidi di ketahui bahwa ketiga Bandit Plt tersebut telah meninggalkan pesaingnya Mondre Arang Hitam dari Kantor Pamong Praja, Ulat Nangko dari Kantor Urusan Tenaga Kerja serta Borjuis kolang kaling dari Kantor Urusan Desa.

Sebelumnya Martin Paes Paten dan para aktivis mengecam keras dan menantang komplotan Plt tersebut untuk melakukan sumpah pocong jika selama memimpin di kantor mereka tidak menikmati fee proyek, sehari setelah tantangan para aktivis tersebut, pendekar permen karet Wak Aji Rodison mengeluarkan surat perintah penuh kontroversi memecat Plt di kantor yang kurus proyek dan membiarkan tiga Plt di kantor yang gemuk proyek….. Wadidaw.

Nah….ini Wak Aji permen karet membiarkan apa pura pura tidak tau atau tutup mata atau ikut juga bersekongkol jengkol main proyek proyekan, atau main proyeknya lewat adiknya si dewan pokir dari partai kuning, atau mungkin juga si adiknya yang ikut telpon sana sini sunu memanfaatkan kesempatan dalam kelambu…. Aseek.

Entah tahu entah tempe akan motif dari ketiga bandit tersebut masih bertahan menjadi Plt di Negeri Antah Berantah, yang jelas Wak Aji Rodison ikut ketulangan dengan mereka, sebab ketiga bandit tersebut jago dalam mensuplai asupan susu susi, lendir bandrek, kue kojo, dodol Mang murod, apam bu baria dan es krim liur sapi ke balai wak Aji Rodison….uhuuuii

BACA JUGA :   Jhon Tapai, Uni Susi Susanti, Pak Pung Pak Mustofa Masuk Target Operasi

Untuk di ketahui rakyat Negeri Antah Berantah secara luas, saat ini kementerian Urusan jalan menerima pengembalian atas batalnya efisiensi anggaran dari Presiden Konoha, dengan demikian anggaran proyek mereka jelas bertambah dan fee proyek meningkat secara otomatis, berkaitan suplai sudah pasti wak Aji membutuhkan Inpektur vijay Shink yang penurut mengatur suplai ke para gajah….. Oh begitu ya.

Selain itu Rumah Sakit Prikitiw yang di pimpin Ro’ku bolu lapis akan melaksanakan proyek raksasa Multi Year bernilai Ratusan Milyar Dirham…. Kenyang tu om om…. tutup kasus lama deh.. Selamat lebaran om.. Ha ha ha.

Yang terakhir dan paling parah Si kakek munafik sembilan belas Ruyani Hayuken dari sekte pengemis selatan meski dirinya sudah haji dan bolak balik umroh dan sebentar lagi pensiun tapi perbuatannya tidak sesuai dengan ucapannya.

Dirinya pernah bersumbar berhenti menjabat plt Kantor Urusan Pemukiman pada tahun kemarin ee… Kenyataannya si sanusi tersebut masih kerakusan saja, sebab sampai saat ini Bapak munafik kepala betok tersebut masih menjabat Plt kantor Urusan Pemukiman.., panjang deh.

Nah….hebatnya lagi Wak Aji permen karet takut setengah mati menganti Ruyani dengan Plt cadangan atau Plh lainnya, meski Ruyani Hayuken kembali sedang umroh…. kosong kosong…kosong.

Kembali ke tantangan para Aktivis atas Ketidak beranian ketiga bandit tersebut melakukan sumpah pocong, Cucu Puyang keramat ayek muare Pak Radenseri mengutuk keras dan meminta Puyang keramat menimpakan azab kepada mereka dan keluarga, azab tersebut berupa hilang sepatu sebelah ketika ke masjid, temakan biji necis pas makan nasi gemuk Mang juk pasar lamo, terus rainyo di mesengi borong gereja depan tukang martabak dekat pasar mambo…… Calon.

BACA JUGA :   Manuver LAbi Cungkreng Dari Sabotase Program Rodison, Sampai Menyerang Mang Orson Lewat Pemberitaan

Selamat membaca.. Uhuiii.

(Syerin)

Related posts

Bukit Asam (PTBA) Raih Sertifikat Berstandar Internasional untuk Layanan Teknologi Informasi

Rus Tandi

Buktikan Transformasi Hijau di Sektor Pertambangan, PTBA Sabet Katadata ESG Index Awards 2025

Rus Tandi

PHMI Pertanyakan Transparansi Akuntabilitas Penataan Gedung Graha Pariwisata Kabupaten Bekasi Tahun 2024 Senilai 2,8 Miliar

Rus Tandi

Leave a Comment

error: Content is protected !!